BERBAGI

Jakarta, matanggaran.com (09-06-2019) –Ombudsman RI (ORI) menyesalkan ketidaksiapan PT Pertamina yang tidak bisa ditemui dalam kunjungan pemantauan pelayanan publik di Terminal BBM Plumpang Pertamina, Jakarta Utara. Ombudsman datang sekitar pukul 14.00 WIB di terminal BBM Pertamina, namun setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan, pihak Pertamina tidak ada yang bisa menemui Ombudsman.

Atas kondisi tersebut anggota Ombudsman, Adrianus Meliala, mengungkapkan kekesalannya.

“Jadi ada staf yang mengatakan bahwa pimpinannya pulang. Ada yang bertugas piket, tetapi masih dicari, tidak terlalu jelas siapa pihak yang bisa memberikan keterangan kepada kami,” ujar Adrianus dalam keterangan persnya, Jumat (07/06/2019).

Adrianus juga menuturkan, meskipun libur Lebaran, minimal ada petugas yang piket untuk mengawasi dan mengkoordinasi segala kegiatan di terminal BBM Pertamina. Menurutnya, pihak Pertamina enggan bertemu dengan Ombudsman karena ketidaksiapan akan data-data.

“Kesannya adalah, dari pihak Pertamina tidak siap dalam rangka menerima suatu kunjungan mendadak dari pihak eksternal, khususnya pihak Ombudsman,” paparnya kemudian.

Ombudsman, tuturnya, berencana akan mengundang pihak Pertamina untuk membahas persiapan bahan bakar usai hari libur Lebaran.

“Mungkin nanti kita akan mengundang Pertamina ya, untuk mendengarkan situasi saat ini seperti apa,” tegasnya.

ORI meninjau delapan lokasi terkait kesiapan pelayanan publik selama dan seusai Lebaran, yaitu Rutan KPK, Puskesmas Setia Budi, Polsek Cempak Putih, Rutan Pondok Bambu, Polsek Pulogadung, Pertaminan Pelumpang, RS Koja, dan Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here