BERBAGI

Jakarta, matanggaran.com (28-07-2019) — Identitas Nasional sebagai bangsa yang besar yakni bangsa Indonesia harus terus dijaga dan dipromosikan kepada negara lain, khususnya kepada negara tempat berkunjung dan berinteraksi. Namun disisi lain kemampuan menerima perbedaan sekalipun hal tersebut sangat ekstrim juga sangat diperlukan untu menjaga relasi yang harmonis dengan berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Pengembangan Pemuda Kementeria Pemuda dan Olah Raga Dr. HM. Asrorun Ni’am Sholeh, MA dalam kegiatan pre-departure training sekaligus pelepasan delegasi pemuda Indonesia yang berjumlah 18 orang dari 18 Provinsi Se Indonesia (27/07/2019) di Hotel Ambhara Jakarta Selatan.

“Kabarkan kepada Singapura bahwa Indonesia memiliki keluhuran budi pekerti, adat istiadat yang bernilai tinggi, keramahan dalam berinteraksi dan kemampuan yang positif dalam merespon siapapun, karena saat ini kalian adalah duta perwakilan bangsa Indonesia dalam menjalankan pertukaran Pemuda antar Negara ini” papar Ni’am.

Kegiatan Singapore-Indonesia Youth Leadership Programme yang mengangkat Tema sustainable living in the 21st Century ini akan diselenggarakan selama 9 hari (28 Juli-5 Agustus 2019) dengan berbagai kegiatan diskusi, Seminar, kegiatan sosial dan berbaur dengan masyarakat Singapura.

“Ini merupakan kali ketiga Indonesia dengan Singapura melaksanakan kegiatan pertukaran Pemuda Antar Negara dengan kegiatan SIYLEP. Semoga kegiatan SIYLEP kali ini memberikan dampak positif bagi kerekatan persahabatan Indonesia dengan Singapura, begitu juga memberi manfaat bagi keluasan gagasan Pemuda Indonesia yang ikut dalam kegiatan tersebut” ungkap Mustadin Selaku Kabag Humas, Hukum dan Sistem Informasi Kepada Media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here