BERBAGI

Matanggaran.com (03-03-2019) — (1) Salah satu strategi pemasaran global McDonald’s adalah menawarkan menu khusus, yang mengikuti selera masyarakat di sebuah negara. Di Indonesia, misalnya, McD menawarkan nasi, tentu saja di outlet mereka di negara-negara lain tidak bakalan ditemukan nasi. Di Norwegia terdapat McLaks, yaitu sandwich salmon. Di India terdapat Maharaja Macs dengan daging kambing dan McAloo Tikki burger untuk umat Hindu vegetarian. Di Bolivia, yang menyukai pedas, McD membuat menu-menu lokal seperti Ilajua, semacam pastel berisi sayuran. Tapi, tahukah di Bolivia, McD tutup setelah memiliki 8 gerai di sana. Kebijakan Pemerintah yang anti-Barat menyebabkan McD rugi bertahun-tahun hingga menutup gerainya (Ringkasan Kumparan).
(2) Bagi mereka yang belajar Strategic Management, tentu akan memperhitungkan faktor eksternal, seperti kebijakan Pemerintahan di sebuah negara. McD Bolivia adalah contoh kasus bagaimana kebijakan Pemerintah menyebabkan McD di sana tidak berkembang. Sebab itu, tidak heran jika banyak Pengusaha mendekati sebuah rezim hanya sekadar untuk mengamankan bisnisnya saja. Mereka bahkan berupaya mempengaruhi anggota Parlemen jika ada regulasi atau undang-undang yang mengancam kelangsungan bisnis mereka.
(3) So, jika ada penurunan pendapatan pada perusahaan Anda, padahal secara internal sudah terjadi peningkatan kualitas di semua lini, bisa jadi ada regulasi Pemerintah yang kurang mensupport bisnis Anda.
(4) Abaikan tulisan ini, sebab waktu nulis ini, saya sedang menenangkan diri sebab baru menyadari sejak pagi belum ngupi. Inilah peluang terbaik bagi Anda, untuk menawari saya ngupi.
(5) Silakah japri ya.

Tamsela, 3 Maret 2019
Penulis : Mangkamil
Editor : Nisa M. Fauziah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here