BERBAGI

Jakarta, matanggaran.com (03-09-2019)  – Kementerian BUMN dalam beberapa hari ini melakukan bongkar pasang direksi di tubuh bank BUMN. Paling panas adalah pergantian direksi di tubuh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sudahkah bongkar pasang ini dilakukan seizin Presiden Joko Widodo (Jokowi)?

Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lain Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, mengatakan perombakan direksi BUMN ini dilakukan dengan sepengetahuan Presiden Jokowi.

“Bu Menteri BUMN (Rini Soemarno) selalu berkomunikasi dengan presiden. Keputusan Ibu Menteri tidak pernah diambil sendirian,” ujar Gatot usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRI di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Dalam RUPSLB BRI kali ini, Sunarso diputuskan menjadi Direktur Utama BRI yang baru. Sunarso menggantikan posisi Dirut BRI sebelumnya, yaitu Suprajarto, yang pada RUPSLB BTN pekan lalu digeser menjadi Dirut BTN. Namun Suprajarto menyatakan menolak dan mengundurkan diri dari hasil RUPSLB BTN.

Selain menunjuk Sunarso sebagai Dirut, RUPSLB BRI hari ini juga mengganti 4 direktur. Ini merupakan pergantian direksi terbanyak di antara bank BUMN lain, yang juga melakukan RUPSLB sebelumnya.

Gatot mengatakan, pemilihan Sunarso sebagai Dirut baru BRI karena sosoknya dinilai lengkap untuk memimpin bank dengan laba terbesar di Indonesia tersebut.

“Inovasi dan kalau dari sisi pemahaman secara komprehensifnya lengkap baik dari sisi bisnis corporate, makro, maupun ritel,” ujar Gatot saat ditanya alasan pemilihan Sunarso.

Di tempat yang sama, Komisaris Utama BRI, Andrinof Chaniago, mengatakan dirinya berharap Sunarso akan melanjutkan visi dan misi BRI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here